I think the girl who is able to earn her own living and pay her own way should be as happy as anybody on earth. The sense of independence and security is very sweet
Susan B. Anthony

10 Tips untuk Mengalahkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

author
Isna Triyono
Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB
SHUTTERSTOCK |

Kebiasaan suka menunda-nunda pekerjaa ini terkesan sepele namun jika terus-menerus dibiarkan akan berdampak besar. Kebiasaan jelek ini bisa mengganggu karier dan kepercayaan dirimu.

Kamu yang punya kebiasaan menunda pekerjaan, inilah saatnya sedikit demi sedikit menghilangkan kebiasaan buruk itu.

Kamu bisa lakukan beberapa tips berikut ini.

Baca juga: Semangat Hadapi Hari Senin, Ini 7 Tipsnya

1. Kenali Jam produktif

Kapan kamu biasanya sangat bersemangat menyelesaikan pekerjaan kamu? Apakah pagi begitu datang ke kantor, siang setelah jam istirahat atau sore menjelang pulang? Dengan mengenali jam produktif, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut secara maksimal.

Ketika datang jam produktif, cobalah untuk fokus pada tugas-tugasmu. Biasanya di jam produktif ini kamu bisa menyelesaikan tugas sekaligus dengan hasil maksimal.

2. Kerjakan Tugas yang Menantang Terlebih Dahulu

Bagi orang yang memiliki kebiasaan menunda pekerjaan, sangat baik jika mengerjakan tugas yang menantang terlebih dahulu. Dengan begitu, kondisi psikologisnya sudah siap mengerjakan tugas-tugas berikutnya dan akan terasa lebih mudah.

3. Tetapkan Target Secara Spesifik

Misalnya, ‘Saya akan menyelesaikan peninjauan rencana bisnis itu pada pukul 10 dan hasilnya langsung akan diberikan kepada bos.’ Kamu pasti akan tergerak untuk mulai mengerjakannya secepat mungkin.

Bandingkan jika target yang kamu tetapkan tidak spesifik. Misalnya, ‘Saya akan meninjau rencana bisnis itu ketika saya bisa atau ketika sedang mood.’

Baca juga: Siapkan 6 Hal Ini Sebelum Minta Naik Gaji

SHUTTERSTOCK |

4. Beberapa Tugas Kecil Sekaligus

Mungkin kamu malas menyelesaikan tugas secepat mungkin karena menyepelekannya. Cobalah kerjakan tugas kecil atau yang kamu anggap sepele namun jangan hanya satu tapi beberapa tugas sekaligus.

Dengan begitu, kamu selangkah lebih dekat dengan target untuk menyelesaikannya.

5. Jangan Kaku

Meski kamu sudah menetapkan jadwal kerja, namun buatlah lebih fleksibel. Jadwal kerja yang kaku dan enggak fleksibel, membuat kamu tergoda untuk menundanya lagi. Buatlah rencana harian yang mudah bagi kamu untuk mengerjakannya.

Jangan lupa untuk tetap memberi dirimu ruang untuk ‘bernapas’. Jika rencana harian tidak tercapai, atur jadwal kerja lagi dengan lebih fleksibel.

6. Jauhi Media Sosial

Sadar atau tidak, ketika kamu mencoba sedikit saja mengintip media sosial, maka waktu yang terbuang sangat banyak. Bisa jadi yang awalnya hanya ingin membalas komentar, bisa berlanjut dengan stalking akun selebritis atau idola kamu di kantor.

Tetapkan aturan kapan kamu boleh membuka media sosial, misalnya setelah tugas A dan B selesai.

7. Jangan perfeksionis

Berangan-angan selalu menghasilkan pekerjaan yang sempurna justru akan membuat kamu mencari-cari alasan untuk menunda mengerjakannya. Menunggu mood atau mencari inspirasi yang tepat, biasanya selalu dijadikan alasan agar pekerjaan kamu sempurna.

8. Hadiahi diri Anda sendiri

Rayakan kemenangan kecil untuk pekerjaan yang telah kamu selesaikan. Hadiahnya mungkin berupa percakapan singkat dengan seorang rekan sejawat, berjalan-jalan ke kafe terdekat untuk minum kopi, atau mungkin hadiah yang lebih besar seperti memanjakan diri Anda dengan menonton film. Biarkan otak Anda tahu bahwa Anda akan menghargainya karena fokus dan penuh perhatian.

 

Penulis Isna Triyono
Editor Isna Triyono