It needs to be said and heard: it’s OK to be who you are.
Hailee Steinfeld

Atasi Gangguan Kecemasan dan Stres, Ikuti 5 Tips Ini

author
Hasto Prianggoro
Minggu, 25 November 2018 | 18:00 WIB
| SHUTTERSTOCK

Kecemasan dan depresi terbukti menjadi gangguan kesehatan yang menghinggapi banyak orang.

Menurut Mental Heath Foundation, kecemasan lebih banyak menimpa kaum perempuan dibandingkan kaum laki-laki. Nah, bagaimana mengurangi tingkat kecemasan dan stres yang bisa memicu depresi, simak 5 tips berikut.

1.Jaga kadar gula darah

Kadar gula darah yang tidak stabil merupakan penyebab utama gangguan kecemasan kronis. Jadi, daripada makan karbohidrat berlebihan, ganti dengan makanan yang kaya serat dan karbohidrat alami seperti buah dan sayuran.

2.Atur konsumsi kafein

Mereka yang punya gangguan kecemasan akan lebih lama melarutkan kafein. Pada konsumsi kafein yang tinggi, mereka akan merasa nervous dan sensitif, yang membuat jantung berdebar-debar berlebihan.

Baca juga: 8 Rahasia Pernikahan Tetap Harmonis

Riset menyarankan, 3 hingga 4 cangkir kopi sehari (sekitar 400mg kafein) merupakan angka aman konsumsi kopi. Toh, respons setiap orang terhadap kafein memang tak sama.

Jadi, selain saran 3-4 cangkir kopi sehari, sebaiknya kenali juga tubuh sendiri. Jika secangkir kopi sudah membuat gelisah dan jantung berdebar kencang, hentikan konsumsinya.   

3.Tambah asupan magnesium

Magnesium bertanggung jawab menstimulasi neurotransmitter pembawa informasi ke otak. Juga, mengatur respons terhadap stres.

Konsumsi magnesium yang cukup akan membantu mengurangi kadar kecemasan dan stres. Sumber magnesium bisa diperoleh dari sayuran berwarna hijau dan biji-bijian.

| SHUTTERSTOCK

4.Jaga perkembangan mikroba baik

Kondisi pencernaan juga sangat berpengaruh terhadap mood dan kebugaran tubuh, yang ujung-ujungnya bisa memicu kecemasan dan stres juga. Nah, agar mood dan fisik tetap bugar, konsumsi makanan segar, dan minuman fermentasi.

Buah dan sayuran berwarna-warni merupakan makanan yang bagus bagi bakteri baik. Mengonsumsi 1-2 sendok makan produk berfermentasi seperti kimchi atau kefir juga akan menjaga kondisi pencernaan. Jika ini dilakukan secara teratur, bakteri baik akan membantu melawan bakteri jahat yang mengganggu pencernaan.

5.Konsumsi Vitamin B

Studi menunjukkan, konsumsi Vitamin B akan membantu mengurangi gejala kecemasan. Sumber Vitamin B bisa diperoleh di produk-produk olahan susu, telur, dan sayuran seperti brokoli dan buncis.

Penulis Hasto Prianggoro
Editor Hasto Prianggoro