Everyone has inside of her a piece of good news. The good news is that you don’t know how great you can be, how much you can love, what you can accomplish, and what your potential is.
Anne Frank

7 Foto Bayi yang Sebaiknya Jangan Post di Media Sosial

author
Isna Triyono
Jumat, 8 Maret 2019 | 18:00 WIB
SHUTTERSTOCK |

Enggak ada yang menyangkal bayi adalah makhluk yang lucu.

Mata yang bulat, pipi yang tembam atau senyum yang melelehkan hati, semua orangtua pasti ingin mengabadikan foto-foto bayi mereka.

Meski semua bayi lucu, namun enggak semua aktivitas atau pose mereka bisa kamu upload ke media sosial, yang artinya itu akan dilihat oleh semua orang.

Berikut ini 7 foto bayi yang sebaiknya jangan kamu post di media sosial.

1. Tanpa Mengenakan Pakaian Apapun

Meski baru lahir, sama sekali BIG NO untuk memprosting foto bayi tanpa pakaian apapun, dengan pose apapun (tampak samping atau belakang). Kamu enggak akan pernah tahu siapa aja yang bisa melihat foto itu.

Baca juga: 7 Alasan Mencoba Baby Led Weaning

SHUTTERSTOCK |

2. Potty Training

Bayi yang sedang poty training atau memang sudah fasih menggunakan toilet. Meski kamu berpikir sebagai tanda perkembangannya, tapi percayalah enggak ada yang mau melihat itu di halaman feed follower-mu.

3. Hanya Menggunakan Pampers

Kamu mungkin berpikir itu lucu, tapi kamu enggak tahu bagaimana perasaan bayi kamu jika kelak melihatnya saat sudah besar. Mungkin ia berpikir kamu sudah mempermalukannya.

4. Sedang Sakit

Foto bayi yang sakit, dengan kompresan menempel di dahi, atau wajah yang kuyu dan lemah biasanya yang paling banyak diposting orangtuanya.

Cobalah bersimpati dengan keadaan bayi kamu sendiri. Ia mungkin protes difoto dan ingin bilang, “stop memfoto aku dalam keadaan seperti ini.”

5. Mengalami Ruam

Media sosial bukan perusahaan asuransi. Kamu posting bayimu yang mengalami ruam pun, enggak ada untungnya buat kamu.

Baca juga: Boleh Gunakan Dot Atau Empeng, Asal …

SHUTTERSTOCK |

6. Melakukan Hal-Hal yang Berbahaya

Ketika bayi (tidak sengaja) melakukan hal yang berbahaya, misalnya duduk di tepi kolam atau tersedak makanan, yang paling bijak adalah menyelamatkannya, bukan mengambil foto dan upload di media sosial.

Tugas kita sebagai orangtua adalah melindunginya, bukan membuat senang para follower di media sosial dengan mengorbankan keselamatan bayi kita.

7. Celananya Basah

Entah karena ‘kecelakaan kecil’ atau memang ia mengompol, sama sekali jangan posting bayi dalam kondisi seperti itu. Orang lain akan melihat ia dengan tatapan kasihan.

Penulis Isna Triyono
Editor Isna Triyono