Siapa bilang mencari penghasilan tambahan harus selalu dilakukan di luar rumah? Menjadi afiliator kini menjadi salah satu peluang yang banyak diminati karena dapat dilakukan secara fleksibel hanya dengan memanfaatkan media sosial. Melalui profesi ini, Bunda berkesempatan memperoleh komisi dari produk yang dipromosikan melalui konten digital. Namun, di balik kemudahannya, menjadi afiliator bukan hanya soal membagikan tautan produk.
Sederhananya, afiliator adalah orang yang membantu mempromosikan produk kepada calon pembeli melalui konten digital. Saat ada transaksi melalui tautan atau kode afiliasi yang digunakan, afiliator akan mendapatkan komisi dari penjualan tersebut. Meski terlihat sederhana, profesi ini tetap membutuhkan strategi yang tepat agar hasil yang diperoleh bisa lebih optimal. Mulai dari pemilihan produk hingga cara membuat konten perlu diperhatikan dengan baik.
Dalam sesi talkshow di Indonesia Marketing & Content Creator Conference (IDMC), Kamis, 4 Juni 2026, di ICE BSD, content creator Salma Al Haddad membagikan sejumlah strategi yang dapat diterapkan afiliator pemula agar peluang mendapatkan komisi semakin besar. Berikut 3 strategi untuk mendapatkan komisi besar dari affiliate:
Pahami Karakter Produk Sebelum Melakukan Promosi
Salah satu strategi yang perlu diterapkan afiliator adalah memahami karakteristik produk sebelum mulai melakukan promosi. Menurut Salma, afiliator dapat membagi produk ke dalam tiga kategori, yaitu produk traffic, produk stabil, dan produk profit. Ketiga kategori ini memiliki fungsi yang berbeda dalam mendukung performa penjualan.
- Produk Traffic
Produk traffic berfungsi untuk mendatangkan audiens dan meningkatkan jangkauan akun. Biasanya produk ini memiliki harga yang relatif terjangkau, mudah dibeli secara impulsif, dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti perlengkapan dapur, aksesori rumah tangga, atau produk kebutuhan harian.
- Produk Stabil
Produk stabil berperan menjaga penjualan tetap konsisten karena memiliki permintaan yang berulang dan tidak bergantung pada tren. Produk dalam kategori ini umumnya merupakan barang yang digunakan secara rutin, seperti perlengkapan bayi, produk perawatan diri, atau kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
- Produk Profit
Produk profit merupakan produk dengan harga yang lebih tinggi dan komisi yang lebih besar. Salma mencontohkan beberapa kategori seperti stroller bayi, vacuum cleaner, atau kasur bayi yang membutuhkan pertimbangan lebih panjang sebelum dibeli, tetapi berpotensi memberikan keuntungan yang lebih besar bagi afiliator.
Untuk pemula, Salma menyarankan komposisi 70%-20%-10%, yaitu 70% produk traffic, 20% produk stabil, dan 10% produk profit agar jangkauan audiens, penjualan, dan keuntungan dapat tumbuh secara seimbang.
Perhatikan Kualitas Konten
Selain memilih produk yang tepat, kualitas konten juga menjadi faktor penting dalam affiliate marketing. Salma menjelaskan bahwa konten afiliator idealnya memenuhi prinsip 3M, yaitu menarik, menghibur, dan menjual. Konten yang menarik dapat membuat audiens berhenti sejenak saat melihat unggahan, sementara unsur hiburan membantu menjaga perhatian mereka hingga akhir.
Hal tersebut juga diperkuat oleh Cici Amarree, Leader of Sahaja Afiliator Community. Menurutnya, tiga detik pertama video menjadi momen penting yang menentukan apakah audiens akan lanjut menonton atau tidak. Karena itu, afiliator perlu memanfaatkan hook yang kuat, visual yang menarik, serta ilustrasi yang relevan dengan pesan yang ingin disampaikan. Tidak hanya visual, audio juga perlu selaras dengan apa yang ditampilkan di layar agar audiens lebih mudah memahami manfaat produk dan membangun kepercayaan terhadap rekomendasi yang diberikan.
Lakukan Secara Konsisten
Konsistensi juga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun performa sebagai afiliator. Salma mengungkapkan bahwa pada awal kariernya sebagai afiliator, ia rutin membuat tiga video setiap hari. Seiring bertambahnya pengalaman dan dukungan tim, kini ia dapat memproduksi hingga 15 konten per hari. Menurutnya, konsistensi dalam membuat konten dapat membantu afiliator memperluas jangkauan audiens sekaligus meningkatkan peluang terjadinya penjualan.
Menjadi afiliator memang dapat menjadi peluang penghasilan tambahan yang fleksibel bagi ibu rumah tangga. Namun, hasil yang diperoleh tidak datang secara instan. Dengan memahami karakteristik produk, membuat konten yang berkualitas, serta konsisten membangun kehadiran di media sosial, peluang untuk berkembang sebagai afiliator pun akan semakin terbuka.