I think the girl who is able to earn her own living and pay her own way should be as happy as anybody on earth. The sense of independence and security is very sweet.
Susan B. Anthony

7 Tipe Customer Online dan Cara Menghadapinya

author
Isna Triyono
Rabu, 20 Februari 2019 | 16:00 WIB
SHUTTERSTOCK |

Tipe-tipe customer online memang bermacam-macam. Namun jika kamu tepat menghadapinya, ia akan menjadi pelanggan setia kamu.

Berikut tipe customer online dan tips menghadapinya yang bsia kamu coba.

1. Pemburu diskon

Tipe customer ini bukan tipe yang loyal terhadap satu toko online. Ia lebih tertarik jika melihat ada kata-kata ‘diskon’.

Tips menghadapinya: Usahakan selalu ada program promo atau diskon secara rutin di toko online kamu meski nilai diskonnya enggak terlalu besar.

Jangan lupa untuk menuliskan kata ‘diskon’ dengan font yang lebih besar dan warna mencolok. Cantumkan pula harga asli dan harga setelah didiskon karena membuat customer tipe ini tertarik.

Baca juga:  Menentukan Harga Jual, Ini 5 Tipsnya

2. Malas Baca

Customer ini jadi rewel bertanya ini-itu pahadal kamu sudah menulis semua informasi dengan jelas di kolom caption.

Tips menghadapinya: Tanggapi dengan sabar. It’s okay jika kamu memang perlu menjelaskan berulang-ulang karena tipe customer malas baca ini sebenarnya sudah menunjukkan tertarik dengan produk yang kamu jual.

3. Selektif

Customer tipe ini biasanya sudah lebih dulu cari info dari berbagai toko online lainnya. Mereka mencari barang yang berkualitas dengan harga yang masuk akal.

Tips menghadapinya: Kamu berikan penjelasan soal kualitas produk yang kamu jual dan mengenai harga yang kompetitif dibanding online shop lainnya.

Jangan lupa untuk memberi link testimoni dari pelanggan lainnya soal produk yang kamu jual. Jika ia puas dengan pembelian pertama, dijamin online shop kamu akan masuk list favoritnya.

4. PHP (Pemberi Harapan Palsu)

Tipe ini yang paling sering dikeluhkan oleh pemilik onlineshop. Sudah minta rekapan harga, minta nomor rekening, tapi langsung hilang enggak ada kabar.

Tips menghadapinya: Jika ia tiba-tiba menghubungi kamu kembali setelah hilang tak ada kabar, sebaiknya langsung tanya keseriusannya dan beri jeda waktu untuk melakukan transfer.

Jika enggak transfer juga, sebaiknya enggak usah diladeni lagi jika ia ingin membeli produk kamu.

Baca juga: Coba Yuk, 9 Langkah Memulai Bisnis Online

SHUTTERSTOCK |

5. Enggak Sabaran

Customer tipe ini bisa setiap hari menanyakan soal progress barang yang ia pesan PO (pre order). Atau ia juga enggak sabaran menanyakan soal barangnya yang enggak kunjung sampai.

Tips menghadapinya: Beri informasi jelas di akun online shop kamu kalau ikut sistem PO, estimasi pengerjaan, dan waktu pengiriman. Langsung berikan resi setelah kamu mengirimkan barang.

6. Penipu

Customer ini biasanya membeli dalam jumlah banyak dan nominal yang lumayan besar. Ia kemudian mengirimkan bukti transfer namun uangnya tidak masuk ke dalam rekeningmu.

Tips menghadapinya: Sebenarnya bukan hanya tipe customer penipu aja sih, kamu tetap harus memeriksa transferan di rekeningmu setiap ada yang konfirmasi pembayaran.

Jika ia ngotot sudah mentransfer tapi belum masuk ke dalam rekening kamu, sarankan ia untuk bertanya ke customer service bank tersebut, bukan malah mendesak kamu.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Lebih Baik Memulai Bisnis Saat Masih Jadi Karyawan

7. Baik Hati

Jika sudah diberi penjelasan soal produk yang kamu jual, si baik hati biasanya akan langsung mentransfer sesuai nominal belanjanya. Ia juga akan dengan sabar menanti barang tiba. Pembeli tipe ini juga bisa memberikan testimoni yang positif tanpa diminta.

Tips menghadapinya: Berikan service lebih untuk customer seperti ini. Misalnya selipkan suvenir lucu dalam paket barang yang ia beli atau sekadar kartu ucapan terima kasih.

 

Penulis Isna Triyono
Editor Isna Triyono