If everything was perfect, you would never learn and you would never grow.
Beyonce

Tips Puasa Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

author
Isna Triyono
Senin, 6 Mei 2019 | 18:00 WIB
SHUTTERSTOCK |

Ibu hamil dan menyusui boleh saja menjalankan puasa di bulan Ramadan. Selama tidak mengganggu kesehatannya, bayi dan juga janin yang dikandung.

Namun, tetap saja bagi ibu hamil dan menyusui harus pintar-pintar membaca sinyal tubuh ketika berpuasa sehari penuh.

Berikut ini tips yang bisa dilakukan ibu hamil dan menyusui untuk berpuasa di bulan Ramadan.

Baca juga: 4 Langkah Mudah Turunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

1. Konsultasi ke Dokter

Hal yang pertama dilakukan sebelum berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui adalah konsultasi pada dokter.

Seperti yang dilansir dari Baby Center UK, jika ibu hamil mengalami kondisi medis tertentu seperti diabetes gestasional dan anemia, sebaiknya tidak memaksakan untuk berpuasa.

Sementara ibu hamil dengan usia kandungan muda, sebaiknya tidak berpuasa karena bisa memicu mual, pusing, dan lemas.

2. Penuhi Nutrisi Makanan

Pastikan menu sahur dan berbuka selalu mengandung protein, lemak, zat besi, asam folat, kalsium. Kamu bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari sayuran, kacang-kacangan, daging, ikan, dan susu.

Sebaiknya kurangi karbohidrat dan perbanyak protein.

SHUTTERSTOCK |

3. Hindari Makanan Pedas dan Bersantan

Makanan pedas dan bersantan bisa memicu rasa mual. Pada ibu hamil, makanan tadi akan semakin membuat rasa mual bertambah parah.

4. Hindari Kafein

Sebaiknya saat sahur dan berbuka, ibu hamil dan menyusui memperbanyak minum air putih. Hindari minuman yang mengandung kafein karena memberi efek cepat kenyang dan mencegah kamu mengonsumsi lebih banyak nutrisi.

5. Berbuka Dengan yang Minuman Hangat

Berbuka dengan minuman hangat bisa memperlancar ASI.

SHUTTERSTOCK |

6. Asupan Air

Ibu hamil dan menyusui sama-sama memerlukan asupan air yang banyak, minimal 2-3 liter sehari.

Baca juga: Awas, Ini Efek Telat Makan Saat Hamil!

7. Cemilan Sehat di antara Buka dan Sahur

Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, ibu hamil dan menyusui disarankan untuk makan camilan yang menyehatkan, misalnya buah-buahan dan makanan kaya serat.

8. Perah ASI di Malam Hari

Khusus untuk ibu menyusui, maksimalkan malam hari untuk menyusui dan memompa ASI. Karena di siang hari, produksi ASI pasti akan menurun.

SHUTTERSTOCK |

9. Perhatikan Sinyal Tubuh

Tubuh atau bayi biasanya akan memberikan sinyal jika mereka sudah tidak kuat puasa. Ibu hamil biasanya akan mengalami mual dan pusing hebat. Sementara bayi menjadi mudah rewel, tidak mau disuse, atau diare.

 

Penulis Isna Triyono
Editor Isna Triyono