Some women choose to follow men, and some women choose to follow their dreams. If you’re wondering which way to go, remember that your career will never wake up and tell you that it doesn’t love you anymore.
Lady Gaga

Tips Mengenalkan Es Krim Pertama Pada Bayi

author
Isna Triyono
Jumat, 9 Agustus 2019 | 17:00 WIB
SHUTTERSTOCK |

Es krim bukan saja menggoda orang dewasa tetapi juga anak-anak dan bayi.

Rasa es krim yang manis dan lezat membuat siapapun ingin mencicipinya. Jika orang dewasa bisa makan es krim kapan pun, lalu bagaimana dengan bayi?

Bayi juga ternyata bisa dikenalkan dengan es krim lo. Tujuannya agar bayi mengenal lebih banyak rasa. Tapi tentu saja jika terlalu banyak dan sering, tidak baik juga bagi bayi.

Agar aman, sebelum mengenalkan bayi pada es krim, ada baiknya kamu juga konsultasi dengan dokter spesialis anak ya.

Baca juga: Ide Nama Bayi Laki-Laki Terinspirasi dari Superhero

Nah, berikut ini tips untuk mengenalkan es krim pertama kali pada bayi.

1. Di Atas Usia 12 Bulan

Di bawah usia 12 bulan, bayi sangat penting diperkenalkan dengan makanan bergizi dan membangun rasa untuk makanan sehat. Karena itu terlalu dini jika bayi di bawah 12 bulan dikenalkan pada es krim.

Selain itu, usia 12 bulan lebih dianggap sudah lebih kebal dan toleransi pada jenis makanan lain, termasuk es krim.

2. Diamkan di Suhu Ruang

Bayi sebaiknya jangan langsung diberi es krim yang baru keluar dari freezer. Kamu bisa meletakkan es krim di suhu ruang untuk beberapa saat sebelum diberikan pada bayi.

3. Pastikan Bahan Berkualitas

Pilih es krim yang kamu sudah yakini terbuat dari bahan-bahan berkualitas. Hal ini untuk meminimalisir reaksi yang tidak diinginkan pada bayi.

4. Rasa yang Lembut

Untuk pertama kali, sebaiknya beri bayi es krim dengan rasa yang lembut, misalnya vanilla atau cokelat. Tunda memberi bayi es krim dengan rasa buah-buahan karena biasanya rasanya terlalu kuat.

5. Di Antara Waktu Makan

Jangan beri bayi es krim mendekati waktu makan karena bisa merusak cita rasa lidah. Bayi bisa menolak makanan karena terasa hambar setelah ia menjilat es krim. Sebaiknya beri waktu yang cukup lama antara es krim dana makan, misalnya di antara waktu makan.

Baca juga: Ibu Hamil Makan Daging Kambing? Boleh, Kok. Ini Tipsnya

6. Kondisi Fit

Pastikan saat memberi pengalaman makan es krim pertama, kondisi tubuh bayi sedang dalam keadaan fit. Misalnya bayi tidak dalam masa penyembuhan karena demam, batuk, atau pilek.

7. Perhatikan Reaksi Alergi

Setelah mencoba es krim pertama kali, perhatikan reaksi alergi bayi. jika bayi menunjukkan reaksi alergi, sebaiknya untuk sementara waktu jangan diberi es krim lagi.

 

Penulis Isna Triyono
Editor Isna Triyono