Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas ialah bagian dari hati.
Susi Pudjiastuti

Mau Tidur Lelap? Konsumsi 8 Vitamin dan Mineral Ini

author
Hasto Prianggoro
Senin, 2 September 2019 | 14:00 WIB
| SHUTTERSTOCK

 

Sering insomnia atau gangguan tidur lain yang membuat sulit tidur? Bisa jadi penyebabnya adalah kurangnya konsumsi mineral dan vitamin.

1. Vitamin D

National Center for Biotechnology Information memuat artikel yang menjelaskan bahwa kekurangan vitamin D berkaitan dengan meningkatnya resiko gangguan tidur. Vitamin D bisa diperoleh dari suplemen dan sinar matahari. Beberapa makanan yang mengandung vitamin D antara lain telur, salmon, ikan tuna, dan jamur.

2. Vitamin E

Studi tahun 2011 memaparkan bahwa vitamin E bisa mencegah gangguan akibat kurang tidur. Vitamin E sendiri merupakan antioksidan yang bagus dan berperan besar dalam proses penuaan.Vitamin E juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat, berperan dalam produksi sel-sel darah merah, serta membantu tubuh menyerap vitamin K. Vitamin E banyak ditemukan pada biji bunga matahari maupun almond.

3. Vitamin B

Ada 8 jenis vitamin B yang sangat penting bagi tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jenis vitamin B tertentu – misalnya B3, B5, B6, B9, dan B12 - membantu mengatur suplai tryptophan. Tryptophan sendiri membantu memproduksi melatonin, hormon yang memicu rasa kantuk.

4. Kalsium dan magnesium

Dua mineral ini sering direkomendasikan dikonsumsi sebelum tidur. Kekurangan kalsium dan magnesium bisa menyebabkan berbagai gangguan tidur. Kalsium bekerja dengan tryptophan untuk memproduksi melatonin yang membantu tidur. Insomnia kronis juga merupakan salah satu gejala awal kekurangan magnesium

Diet kacang-kacangan dan biji-bijian akan membantu mendapatkan sumber kalsium fan magnesium, atau bisa juga dengan konsumsi suplemen.

Baca juga: Duh, Taylor Swift Ternyata Penderita Sleep Eating

5. Theanine

Theanine merupakan asam amino yang ditemukan pada daun teh - khususnya teh hijau - serta beberapa jenis jamur. Theanine membantu mengaktifkan zat kimia di otak (seperti dopamon dan serotonin) yang membantu mengatur tidur. Theanine juga menurunkan beberapa zat kimia lain yang memiliki efek meningkatkan gairah atau semangat.

6. Zat Besi

Salah satu gejala kekurangan zat besi adalah rasa lelah dan tak bisa tidur. Kadar zat besi rendah merupakan salah satu faktor resiko restless leg syndrome, yang bisa menyebabkan insomnia. Rendahnya kadar zat besi juga berkontribusi pada rasa cemas yang bisa menyebabkan sulit tidur.

Beberapa makanan yang mengandung zat besi anatara lain ayam, tofu, kentang panggang, sayuran, gandum utuh, dan lainnya. Konsumsi Vitamin C bisa membantu tubuh menyerap zat besi.

7. Melatonin

Melatonin merupakan hormon yang diproduksi secara almiah oleh tubuh yang membuat kita mengantuk. Untuk meningkatkan melatonin, bisa dengan mengonsumsi suplemen. Para ahli merekomendasikan konsumsi jangka pendek dulu untuk melihat respons tubuh. Kita juga bisa membantu tubuh mensetting mood dengan mematikan lampu sebelum tidur, menutup tirai jendela, maupun memilih kamar yang nyaman.

Penulis Hasto Prianggoro
Editor Hasto Prianggoro