The formula of happiness and success is just being actually yourself, in the most vivid possible way you can.
Merryl Streep

4 Pemicu Alergi Yang Sering Diabaikan

author
Hasto Prianggoro
Kamis, 27 Desember 2018 | 16:00 WIB
| SHUTTERSTOCK

 

Jika kamu mengalami beberapa gejala alergi yang sebelumnya tidak pernah dialami, atau mengganggu kesehatan secara umum, seperti biduran, gatal-gatal atau ruam merah, bisa jadi kamu mengalami alergi terhadap bahan atau benda tertentu yang tidak pernah diduga sebelumnya. Empat pemicu alergi di bawah ini patut diperhatikan.

1. Melon

Jika mulut merasakan sensasi seperti menggelenyar, gatal atau terasa bengkak, bisa jadi penyebabnya adalah buah semangka. Ya, semangka dan melon mengandung protein pemicu alergi, mirip serbuk yang terdapat pada tanaman keluarga rumput-rumputan.

Jika ingin tetap mengonsumsi semangka, masukkan ke dalam microwave selama 15 detik supaya proteinnya hancur. JIka alergi tetap muncul dan bahkan memicu sulit bernapas, segera hubungi dokter.

| SHUTTERSTOCK

2. Perhiasan atau ponsel

Muncul bercak merah di telinga, wajah atau tangan? Bisa jadi pemicunya adalah pemakaian perhiasan atau ponsel. Nikel yang biasa digunakan pada perhiasan atau peralatan lain seperti frame kacamata, kancing celana jins, atau ponsel merupakan penyebab umum dermatitis atau iritasi kulit.

Gunakan perhiasan imitasi yang tidak memakai nikel, aktifkan fitur speakerphone atau pakai headset saat berkomunikasi menggunakan ponsel. Jika gejala masih berlanjut, segera hubungi dokter.

| SHUTTERSTOCK

3. Bantal dan guling

Jika mata terasa gatal atau napas sering bunyi, coba cek bantal dan guling yang kamu pakai. Kutu debu yang menghuni bantal atau guling merupakan penyebab paling sering iritasi mata, bersin dan napas bunyi.

Rajin bersihkan bantal dan guling, termasuk sarung bantal. Bersihkan juga tempat tidur dan lantai kamar tidur secara rutin dengan vaccum cleaner.

 

Baca juga: Kulit Alergi Matahari, Ini Tanda dan Cara Mencegahnya

 

4. Pintu kulkas

Sering merasa gampang lelah? Studi menunjukkan, 83% kulkas menyimpan jamur pada engsel pintunya yang berbahan karet. Begitu juga logam bulat pada pintu mesin pencuci front loading. Jamur ini ternyata bisa memicu kelelahan, napas bunyi, gatal-gatal, bersin-bersin, mata berair, serta hidung tersumbat.

Bersihkan area pintu kulkas maupun mesin cuci paling tidak seminggu sekali dengan bahan khusus untuk membasmi jamur.

 

Penulis Hasto Prianggoro
Editor Hasto Prianggoro