We’re here for a reason. I believe that reason is to throw little torches out to lead people through the dark.
Whoopi Goldberg

5 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan Pada Dokter Kandungan

author
Isna Triyono
Rabu, 6 Maret 2019 | 18:00 WIB
SHUTTERSTOCK |

Jadwal bertemu dokter kandungan pasti jadi memomen yang sangat ditunggu-tunggu.

Bagi ibu hamil, jadwal bertemu dokter bisa menjadi momen yang snagat menyenangkan. Selain bisa mendengar dan melihat USG, bumil juga enggak sabar mendengar perkembangan bayi dalam perut.

Sayangnya, saking senangnya mendengar perkembangan bayi, bumil kadang lupa menanyakan hal-hal yang sepertinya sepele tetapi juga snagat penting. Seperti berikut ini.

Baca juga: Agar Cepat hamil, Ikuti 7 Tips Berikut

1. Harusnya Saya Melakukan Genetic Testing?

Genetic testing tujuannya untuk mendeteksi penyakit keturunan. Yvonne Bohn, dokter kandungan yang membuka praktik di Calinornia, menyebut meski ibunya mungkin sehat dan tidak menunjukkan gejala apapun, dia mungkin membawa gen suatu penyakit.

Jika suami membawa gen penyakit yang sama, maka bayi memiliki kemungkinan 25% terkena efeknya.

2. Jenis Olahraga Apa yang Harus Saya Lakukan?

Sangat banyak manfaat olahraga bagi ibu hamil. Namun tidak semua olahraga cocok dan bisa dilakukan oleh ibu hamil. Tanyakan pada dokter kandungan, jenis olahraga apa yang harus dan bisa kamu lakukan.

Berkonsultasi soal jenis olahraga yang bisa dilakukan sangat penting, apalagi untuk kehamilan yang tinggi risiko.

SHUTTERSTOCK |

3. Amankah Untuk Berhubungan Seks?

Sebagian ibu hamil khawatir jika berhubungan seks bisa menyakiti janin dalam perut. Namun menurut Bohn, kebanyakan ibu hamil aman untuk melakukan hubungan seks hingga hari melahirkan tiba.

“Yang tidak saya sarankan untuk berhubungan seks adalah ibu hamil dengan kondisi placenta previa dan kehamilan berisiko lahir premature. Selebihnya, kamu bisa berhubungan seks,” kata Bohn.

Baca juga: 7 Tanda Kamu Dalam Masa Subur

4. Apakah Saya Masih Bisa Minum Kopi?

Beberapa dokter menyarankan agar membatasi asupan kafein, tidak lebih dari 20 mg per hari karena kafein bisa masuk dalam plasenta dan mengganggu detak jantung bayi. Dan kafein bukan hanya dari kopi aja tetapi juga dari cokelat.

SHUTTERSTOCK |

5. Makanan Apa yang Harus Saya Hindari?

Saat hamil, kamu pasti banyak mendapat saran soal makanan apa yang harus dimakan dan dihindari. Daripada pusing, sebaiknya langsung tanyakan pada dokter makanan apa yang harus kamu hindari selama hamil.

 

 

Penulis Isna Triyono
Editor Isna Triyono