Think like a queen. A queen is not afraid of fail. Failure is another stepping stone to greatness.
Oprah Winfrey

Agar Anak Semangat, Persiapkan 5 Hal Ini Untuk Hari Pertama Sekolah

author
Isna Triyono
Kamis, 11 Juli 2019 | 13:00 WIB
| SHUTTERSTOCK

Hari pertama sekolah bagi anak adalah hal yang mendebarkan. Anak akan masuk dalam lingkungan dan situasi yang baru. Belum lagi anak juga harus berkenalan dengan guru dan teman-teman baru untuk yang pertama kali. Apa saja yang wajib dipersiapkan orang tua agar anak bersemangat di hari pertama sekolah?

 

Tidak terasa anak akan memasuki fase sekolah. Memasuki hari pertama sekolah, pasti ada rasa gembira sekaligus cemas di benak Bunda maupun anak. Apalagi bagi anak yang biasa selalu bersama orang tua atau orang-orang yang sudah dikenalnya, tentu punya rasa cemas lebih banyak dalam menghadapi situasi tersebut.

Sebagai orang tua, menjadi tugas kita untuk membantu anak agar siap menghadapi hari pertamanya sekolah. Salah satunya, dengan memberi rasa nyaman dan menekan rasa cemas anak. Bagaimana caranya?

1.Kenalkan Lingkungan Sekolah

Sebelum hari pertama masuk sekolah, sebaiknya anak sudah lebih dulu dikenalkan pada lingkungan sekolah. Untuk anak yang memerlukan waktu lebih lama untuk beradaptasi, sebaiknya siapkan 2-3 hari untuk mengeksplorasi lingkungan sekolah sebelum hari pertama masuk.

Pada kesempatan itu, ceritakan pada anak tentang bagian-bagian lingkungan sekolah. Misalnya, “Ini yang akan jadi kelas kamu”, “Nanti kamu dan teman-teman akan duduk di meja atau kursi ini”, “Kamu juga bisa menyimpan tas dan barang pribadi di loker kamu sendiri.”

Selain kelas, ajak anak berkeliling di ruangan lain, misalnya perpustakaan, tempat bermain, ruang guru, hingga kamar kecil. Dengan begitu, anak tidak terlalu merasa asing dengan lingkungan sekolah saat hari pertama masuk.

 

2.Ceritakan Hal yang Akan Dihadapi

Saat mengenalkan lingkungan sekolah, jangan lupa cerita hal yang akan anak hadapi di sekolah nanti. Misalnya akan ada guru-guru yang mengajari kamu di kelas, akan ada banyak teman baru atau kegiatan di dalam kelas seperti menulis atau menggambar.

Jika anak masih terlihat cemas, beri ketenangan bahwa akan ada guru-guru yang baik yang siap menolong kapan saja.

| SHUTTERSTOCK

 

3.Sarapan Bergizi

Kebiasaan sarapan bergizi juga sangat memengaruhi kesiapan anak menghadapi hari pertamanya sekolah. Beri menu sarapan yang disukai anak dan bisa menyuplai cukup energi bagi anak.

Misalnya, sarapan dengan menu dari olahan daging sapi. Kenapa daging sapi? Sebab daging sapi merupakan salah satu sumber zat besi terbaik yang bisa membantu perkembangan otak anak secara maksimal sehingga meningkatkan kemampuan berpikir, konsentrasi serta daya ingat anak.

Tak perlu khawatir memasak daging sapi di pagi hari bakal lama. Bunda bisa memilih daging sapi Australia yang lebih cepat empuk dan juicy sehingga proses memasak tidak perlu lama. Bumbu masakan pun bisa lebih meresap sempurna.

Pilih juga menu daging sapi yang praktis dan mudah menyiapkannya, misalnya tumis daging sayuran atau sop daging sapi.

Baca juga: Pentingnya Zat Besi Bagi Anak, Daging Merah Bisa Jadi Pilihan

| SHUTTERSTOCK

 

4.Bekal Makan Siang

Jangan lupa juga untuk membawakan anak bekal makan siang dari rumah. Dengan membawa bekal makan siang sendiri, Bunda bisa memastikan kebersihan dan kandungan gizinya yang lengkap.

Untuk menu makan siang anak, pilih menu sehat seimbang yang bisa mengembalikan energi anak setelah setengah hari belajar. Susun di dalam kotak bekal semenarik mungkin agar anak mau menghabiskannya. Misalnya, semur bola-bola daging sapi, rolade daging saus keju, burger, spaghetti bolognaise, dan sebagainya. Jangan lupa, lengkapi dengan sayuran warna-warni, susu plus potongan buah favoritnya.

Baca juga: Ini Dia Menu Bekal Khas Dari Seluruh Dunia

 

5.Antar Hingga ke Depan Kelas

Di hari pertamanya masuk sekolah, orang tua sebaiknya mengantar anak hingga ke depan kelas. Biarkan anak merasa nyaman ada orang tua yang menemaninya. Damping anak untuk bertemu dengan gurunya, sekaligus orang tua mengenalkan diri. Anak biasanya akan lebih percaya diri jika melihat guru dan orang tuanya bertemu atau berkenalan.

Jika anak masih menangis, sebaiknya jangan dimarahi tetapi beri dukungan dengan memeluk atau membelainya. Beri waktu anak untuk memberanikan diri dan terbiasa di lingkungan barunya.

 

 

#dagingsapiaustralia

Penulis Isna Triyono
Editor Ratih Sukma Pertiwi