We’re here for a reason. I believe that reason is to throw little torches out to lead people through the dark.
Whoopi Goldberg

Jahe Merah dan Jahe Putih, Apa Bedanya?

author
Ratih Sukma Pertiwi
Rabu, 25 Maret 2020 | 12:00 WIB
Jahe Merah | SHUTTERSTOCK

 

Jahe merah dipercaya memiliki kandungan nutrisi lebih baik ketimbang jahe putih. Apa saja manfaat serta perbedaan jahe merah dan jahe putih?

Dari segi fisik, perbedaan jahe merah dan jahe putih sudah terlihat. Jahe merah memiliki rimpang berwarna merah. Ukuran jahe merah pun paling kecil dibanding jahe putih besar dan jahe putih kecil (jahe emprit).

Kandungan minyak atsiri pada jahe merah lebih tinggi dari dua jahe putih lainnya, sehingga rasanya lebih pedas. Kandungan minyak atsiri pada jahe merah sekitar 2,58-2,72%. Sedangkan jahe putih besar hanya 0,82-1,68% dan jahe putih kecil 1,5-2,5%.

Minyak atsiri bermanfaat di antaranya sebagai antiseptik dan ekspektoran. Selain itu, jahe merah juga mengandung senyawa gingerol dan oleorosin lebih banyak yang baik untuk kesehatan pencernaan. Lalu, apa lagi manfaat jahe merah bagi kesehatan?

1.Turunkan Kolesterol

Kandungan jahe merah bermanfaat menjaga kesehatan jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan trigliserida.

2.Redakan Batuk dan Asma

Kandungan flavonoid pada jahe merah bersifat antiradang. Sementara minyak atsiri bekerja mencairkan lendir di saluran pernapasan sehingga bisa meredakan tenggorokan gatal, batuk, alergi, dan asma.

3.Atasi Sakit Kepala

Senyawa gingerol dan kamfena pada jahe merah bermanfaat menghangatkan badan dan meredakan sakit kepala.

 

Baca juga: Migrain Tidak Sama Dengan Sakit Kepala Sebelah. Ini Bedanya!

 

4.Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Ekstrak jahe merah bisa membunuh bakteri jahat dalam tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

5.Hilangkan Mual

Senyawa aktif pada jahe merah meredakan produksi gas dan asam lambung pada saluran percernaan yang membuat perut terasa nyeri, sebah, kembung, serta terasa mual.

 

Gangguan pencernaan salah satunya ditandai dengan rasa mual. | SHUTTERSTOCK

6.Turunkan Berat Badan

Ternyata ekstrak jahe merah memberikan efek rasa kenyang lebih lama sehingga berat badan bisa lebih terkontrol.

 

Baca juga: Dipercaya Tangkal Virus Corona, Ini 7 Manfaat Temulawak

 

7.Atasi Nyeri Otot dan Sendi

American College of Rheumatology meneliti ekstrak jahe merah yang mengandung gingerol, zingeron serta gingerdione membantu mengurangi gejala nyeri otot dan sendi.

Sifat antiradang pada jahe merah menurunkan risiko radang dalam tubuh secara lebih efektif dibanding obat anti inflamasi non steroid.

 

 

 

 

 

Penulis Ratih Sukma Pertiwi
Editor Ratih Sukma Pertiwi