Dress shabbily and they remember the dress, dress impeccably and they remember the woman.
Coco Chanel

7 Cara Ini Bisa Atasi ‘Beser’ Saat Hamil Tua

author
Ratih Sukma Pertiwi
Senin, 1 Juni 2020 | 17:00 WIB
| SHUTTERSTOCK

 

Sedikit-sedikit pipis alias 'beser' sering dialami bumil, terutama saat trimester tiga. Bahkan saat bersin, batuk, atau tertawa, pun terasa ingin pipis.

Buang air kecil merupakan proses alami tubuh mengeluarkan racun dan sisa metabolisme. Normalnya rata-rata seseorang buang air kecil 4-10 kali sehari. Namun saat hamil besar, angka itu bisa jadi dua kali lipat.

Tentu rasanya sangat tidak nyaman sedikit-sedikit harus ke kamar mandi, apalagi di malam hari dan mengganggu istirahat bumil. Apa yang menyebabkan bumil cenderung beser?

Utamanya disebabkan perubahan hormon kehamilan yang membuat aliran darah dalam tubuh bumil semakin banyak. Kondisi ini memicu ginjal bekerja lebih keras menyaring darah dan produksi urine pun meningkat.

 

Baca juga: Mengatasi 5 Keluhan Kesehatan di Trimester Tiga  

 

Semakin membesarnya ukuran janin dalam rahim dan posisinya berada di bawah panggul bisa menekan kandung kemih, sehingga bumil sering merasa ingin buang air kecil.

Selain itu, rasa cemas dan stres pada bumil juga ternyata bisa berpengaruh pada dorongan untuk sering buang air kecil.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat ‘beser’, Bumil bisa menyiasatinya dengan beberapa cara berikut ini:

 

1.Batasi Minum Malam

Berhentilah minum air putih 1-2 jam sebelum tidur, dengan catatan kebutuhan air putih bumil sebanyak 8-12 gelas sudah terpenuhi pagi hingga sore hari.

 

2.Senam Kegel

Lakukan senam kegel rutin setiap hari untuk melatih otot-otot dasar panggul.

 

Baca juga: Kenapa Sering Buang Air Kecil?

 

3.Hindari Kafein

Minuman yang mengandung kafein, seperti teh dan kopi, bersifat diuretik atau merangsang sering buang air kecil, yang sebaiknya dihindari atau paling tidak dibatasi 1-2 cangkir saja sehari.

 

4.Hindari Cemas

Rasa cemas dan stres bisa memicu rasa ingin buang air kecil yang tak terkontrol. Lakukan relaksasi, latihan pernapasan, dan olahraga teratur untuk menghindarinya.

 

Baca juga: Atasi Gangguan Kecemasan dan Stres, Ikuti 5 Tips Ini

 

5.Pregnancy Belt

Menggunakan penyangga perut atau pregnancy belt bisa mengurangi tekanan pada bagian perut bawah, panggul, dan kandung kemih.

| SHUTTERSTOCK

 

6.Cek Infeksi

Jika keluhan sering buang air kecil disertai rasa nyeri, urine keruh, serta demam segera cek ke dokter kandungan untuk melihat apakah ada infeksi pada saluran kemih.

 

Baca juga: Ini Bahaya Infeksi Saluran Kencing pada Ibu Hamil dan Tips Mencegahnya

 

7.Posisi Berkemih

Saat berkemih, sebaiknya condongkan tubuh ke arah depan dan letakkan siku pada lutut. Posisi ini membantu bumil lebih optimal mengosongkan kandung kemih.

 

Selama tidak ada gejala yang mengkhawatirkan, beser saat hamil tua wajar, kok, Bunda. Dan kondisi ini akan membaik dengan sendirinya setelah persalinan.

Penulis Ratih Sukma Pertiwi
Editor Ratih Sukma Pertiwi