For me, motherhood is learning about the strengths I didn’t know I had, and dealing with the fears I didn’t know existed.
Halle Berry

Mengenal Kondisi Nyeri Perut yang Berasal dari Lambung dan Punya Banyak Penyebab

author
Ruth Sinambela
Senin, 4 Oktober 2021 | 15:35 WIB
Meski umumnya tidak berbahaya nyeri lambung dapat mengganggu aktivitas | Shutterstock

 

Salah satu rasa sakit yang sering dialami saat sedang menjalani aktivitas sehari-hari terjadi di bagian perut. Sumber rasa sakit yang terasa seperti muncul di bagian perut bisa saja ternyata datang dari bagian tubuh lain, Bun. Misalnya saja lambung, usus, dan lain sebagainya.

Penyebab rasa sakit di sekitar perut juga cukup banyak, Bun. Mulai dari nyeri haid yang sudah akrab dengan kehidupan kita, sakit maag yang juga banyak menyerang berbagai kalangan usia, dan lain sebagainya. 

Nah, di artikel kali ini, Kanya akan membahas beberapa penyebab sakit perut yang titik rasa sakitnya terletak di lambung. Dengan mengetahui berbagai penyebab sakit atau nyeri lambung berikut ini, Bunda bisa lebih waspada, dan mampu memilih obat atau perawatan yang tepat sebagai solusi dalam meredakan sekaligus mengobati rasa sakit.

Baca juga: Beda Gejala GERD, Maag, dan Serangan Jantung

 

Penyebab nyeri lambung

Organ tubuh yang memiliki fungsi sebagai alat pencernaan seperti usus, hati, pankreas, dan limpa, sama-sama memiliki kemungkinan jadi penyebab rasa sakit atau nyeri di bagian lambung atau perut kita, Bun. Berikut ini beberapa jenisnya.

1. Kembung

Terjadi ketika bakteri di usus kecil memecah makanan yang dianggap tidak toleran oleh tubuh. Tekanan gas di usus jadi meningkat dan menyebabkan rasa sakit, deh. Gejala lainnya, seseorang yang mengalami kembung juga akan sering bersendawa.

2. Asam lambung

Siapa yang punya penyakit ini? Cukup banyak orang dewasa yang mengalaminya. Kondisi dimana asam lambung bergerak naik ke tenggorokan dan menyebabkan sensasi perih di lambung. Kondisi ini juga menyebabkan gejala perut kembung, kram, dan rasa terbakar di dada.

3. Gastritis

Saat terjadi, lapisan perut akan meradang atau bengkak. Rasanya perih, diikuti dengan mual, untah, dan kembung.

Baca juga: Redakan Asam Lambung Dengan 10 Bahan Alami Ini

 

4. Flu perut (gastroenteritis)

Jika Bunda kena gastroenteritis, rasa perih di lambung akan disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, dan saat buang air besar, umumnya feses berbentuk cair. Penyebabnya adalah bakteri dan virus. Penyakit ini bisa hilang dalam beberapa hari, kok. Jadi tidak perlu khawatir. Namun, jika setelah 3 hari gejala dan rasa sakitnya masih ada, Bunda perlu curiga bahwa kondisi ini disebabkan oleh masalah kesehatan lain yang lebih serius, seperti infeksi, atau peradangan.

5. Tukak lambung

Kondisi ini juga dapat menyebabkan kembung, gangguan pencernaan, bahkan penurunan berat badan, Bun. Penyebabnya adalah ada luka yang tak kunjung sembuh di lambung kita. Sehingga perut terasa sakit secara terus-menerus. Luka lambung sendiri pemicunya adalah bakteri H pylori dan atau penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS) yang berlebihan.

Baca juga: Perut Kembung, Atasi Dengan 7 Cara Ini

 

Jika telah terjadi berhari-hari, nyeri lambung bisa jadi tanda kondisi kesehatan yang lebih serius | Shutterstock

Itu dia tadi lima penyebab rasa sakit di bagian perut yang ternyata berasal dari lambung. Jika terjadi dalam kurun waktu singkat, umumnya Bunda tidak perlu terlalu merasa khawatir.

Tapi, kalau sudah berlangsung berhari-hari tanpa ada tanda-tanda kesembuhan, menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan, membuat jadi mudah lelah padahal tidak sedang bekerja berat, ada perubahan dalam kebiasaan buang air besar, dan gejala tidak biasa lainnya, segera kunjungi dokter untuk dapat penanganan tepat ya, Bun!

Penulis Ruth Sinambela
Editor Ruth Sinambela