Don’t compromise yourself. You are all you’ve got. There is no yesterday, no tomorrow, it’s all the same day.
Janis Joplin

5 Mitos Budgeting Yang Wajib Dihindari

author
Hasto Prianggoro
Selasa, 14 Mei 2019 | 14:00 WIB
| SHUTTERSTOCK

Menyusun anggaran keuangan alias budgeting penting karena akan membantu kita meraih tujuan finansial. Beberapa mitos salah tentang budgeting sebaiknya dihindari supaya bisa meraih sukses finansial.

 

Mitos 1: Budgeting harus detail

Salah satu mitos keliru tentang budgeting adalah itu harus dibuat sedetail mungkin. Ini tak selalu benar. Budgeting itunia disusun fleksibel. Misalnya berdasar benyaknya kategori. Tetapi dibuat sederhana berdasar pengeluaran harian, mingguan, atau bulanan pun tidak masalah. Terserah kita, yang penting bisa dipahami dan rapi.

Mitos 2: Pengeluaran tak boleh melebihi anggaran

Sebaiknya posisi keuangan memang sesuai dengan yang sudah dianggarkan dalam budgeting, tetapi kenyataan seringkali berkata lain. Misalnya, mendadak ada kebutuhan yang harus ditalangi, harga-harga naik, dan sebagainya. Mau tidak mau harus ada pengeluaran tambahan.

Anggaran harus fleksibel dan tidak harus kaku. Jika pengeluaran di satu kategori membengkan dari budget, kita bisa ambil dari dana dari kategori lainnya. Misalnya, pengeluaran untuk belanja harian naik karena harga-harga naik, kita bisa hentikan langganan TV kabel untuk menalangi pengeluaran belanja tadi.

Sebisa mungkin kenali pola pengeluaran kita sebelum menyusun budgeting. Cermati pengeluaran 3 bulan sebelumnya untuk memperkirakan anggaran untuk bulan berikutnya.

Baca juga: 7 Cara Orang Kaya Membangun Kekayaan

Mitos 3: Menyusun budgeting hanya buang-buang waktu

Lagi-lagi, anggaran keuangan keluarga tak harus njelimet, kok. Kita bisa susun sesuai kebutuhan. Mau anggaran belanja harian, mingguan, maupun bulanan tak masalah. Bahkan sekarang sudah banyak aplikasi yang membantu kita menyusun budgeting. Tak perlu repot lagi dan otomatis terupdate.

Mitos 4: Budgeting hanya untuk mereka yang…

Beberapa orang menganggap orang kaya tak perlu menyusun budgeting karena toh nggak bakal kekurangan uang. Yang lain beranggapan bahwa mereka terlalu miskin sehingga tak butuh budgeting. Ada lagi yang menganggap budgeting tak perlu karena keuangan mereka baik-baik saja.

Semua anggapan itu tidak tepat. Budgeting berlaku bagi siapa saja dan jelas memberikan keuntungan yaitu mengelola keuangan serta membantu mewujudkan tujuan finansial kita.

Baca juga: 6 Tips Mengelola Keuangan Bagi Pasangan Muda 

Mitos 5: Budgeting sama dengan pengiritan

Ini merupakan mitos yang paling keliru yang kerap membuat orang enggan menyusun budgeting. Ya, budgeting acapkali dianggap sebagai cara untuk berhemat. Padahal, budgeting membantu kita mencapai tujuan finansial. Juga membantu kita mengeluarkan uang untuk hal-hal yang memang kita butuhkan dan membuat kita bahagia, bukan membelanjakan uang untuk hal-hal yang tak perlu.  

Penulis Hasto Prianggoro
Editor Hasto Prianggoro