What it’s like to be a parent: It’s one of the hardest things you’ll ever do but in exchange it teaches you the meaning of unconditional love.
Nicholas Sparks

Bukan Cuma Ngeces, Ini 9 Tanda Bayi Mau Tumbuh Gigi

author
Ratih Sukma Pertiwi
Sabtu, 22 Februari 2020 | 12:00 WIB
Rasa gatal pada gusi membuat bayi sering menggigit jarinya saat akan tumbuh gigi. | SHUTTERSTOCK

 

Memasuki usia 6 bulan bayi akan mulai tumbuh gigi. Bahkan pada beberapa bayi, tumbuh gigi bisa terjadi lebih awal, yaitu 4-5 bulan. Apa saja tanda-tanda bayi yang mulai tumbuh gigi?

Rasa tak nyaman saat mulai tumbuh gigi bisa dirasakan bayi hingga berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Nggak heran bayi jadi lebih rewel dan biasanya nafsu makannya menurun.

Namun terkadang bunda bisa saja bingung, apakah bayi rewel memang karena mau tumbuh gigi atau karena pemicu lainnya. Nah, agar tidak keliru kenali beberapa tanda yang biasanya muncul saat bayi mau tumbuh gigi.

1.Sering Ngeces

Saat akan tumbuh gigi, produksi air liur bayi bertambah. Ini terjadi karena otot mulut bayi banyak bergerak dan menstimuli kelenjar ludah lebih produktif. Alhasil, bayi sering ngeces atau mengeluarkan banyak air liur.

 

Baca juga: Bukan Karena Ngidam Enggak Diturutin, Tapi Ini fakta Bayi Ngeces

 

2.Gusi Bengkak

Gigi yang akan tumbuh membuat gusi bayi memerah dan bengkak. Bunda bisa mengeceknya dengan meraba gusi bayi perlahan. Biasanya juga bayangan putih gigi terlihat samar di dalam gusi.

3.Memasukkan Jari ke Mulut

Bayi yang mau tumbuh gigi sering memasukkan jari ke mulut sebagai respons gusi yang terasa nyeri dan gatal.

4.Menggigit Benda

Selain memasukkan jari ke mulut, bayi juga suka menggigit benda yang ada di sekitarnya, misalnya mainan, kain gendongan, atau bahkan ujung baju bunda.

Siasati dengan cara memberikan mainan gigitan (teether) yang sebelumnya didinginkan di lemari es untuk memberi efek nyaman pada gusi saat digigit.

Pilih teether berbahan aman dan bersih untuk bayi. | SHUTTERSTOCK

 

Baca juga: Bayi Tumbuh Gigi, Ini Cara Menenangkannya

 

5.Ruam di Sekitar Mulut

Ruam ini muncul akibat air liur yang berlebihan mengiritasi kulit di sekitar mulut bayi. Maka saat melihat bayi ngeces, segera bersihkan dengan lap lembut atau tisssue.

6.Menolak Makan atau Minum

Rasa tidak nyaman membuat bayi bisa kehilangan selera makan dan minum selama proses tumbuh gigi.

7.Rewel Malam Hari

Bayi mau tumbuh gigi akan rewel sepanjang hari, terlebih di malam hari. Kenapa? Karena proses pertumbuhan gigi akan meningkat pada malam hari.

8.Demam

Suhu tubuh bayi akan terasa hangat karena pembengkakan gusi. Namun umumnya demam tidak tinggi atau tidak lebih dari 38 derajat Celsius.

Jika disertai demam tinggi, diare, batuk, pilek atau rewel yang berkepanjangan, segera bawa ke dokter.

 

Baca juga: 5 Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan Saat Merawat Bayi Demam

 

9.Feses Berwarna Hijau

Saat tumbuh gigi, produksi air liur meningkat. Bayi pun bisa menelan air liur tersebut secara tidak sengaja. Nah, terlalu banyak air liur tertelan dapat mengubah warna feses bayi menjadi hijau atau bergaris-garis hijau.

 

Nah, untuk meredakan rasa sakit karena tumbuh gigi, Bunda bisa melakukan beberapa hal seperti:

  • Memberikan teether (mainan gigitan) yang sudah didinginkan di lemari es untuk menghilangkan rasa gatal pada gusi.
  • Berikan pijatan ringan pada gusi menggunakan jari yang dilapis lap lembut.
  • Apabila bayi sudah bisa makan padat, berilah makanan ringan, seperti biskuit, jelly, atau potongan buah dingin.
  • Berikan obat penghilang nyeri yang aman untuk bayi sesuai dosis yang dianjurkan dokter.

 

Selamat mencoba, Bunda!

 

 

 

Penulis Ratih Sukma Pertiwi
Editor Ratih Sukma Pertiwi