The best way to make children good is to make them happy.
Oscar Wilde

Mengapa Rambut Bunda Rontok Parah Setelah Melahirkan?

author
Ruth Sinambela
Senin, 7 Maret 2022 | 11:03 WIB
Rambut Rontok pada Ibu Menyusui dapat Disebabkan oleh Perubahan Hormon | Shutterstock

Pasti banyak diantara Bunda yang mengalami rambut rontok setelah melahirkan dan menyusui. Padahal sebelum melahirkan, rambut Bunda tidak terlalu rontok atau bahkan tidak pernah mengalami kerontokan sama sekali. Tak jarang hal ini membuat Bunda jadi khawatir.

Kenyataannya, hampir semua Bunda merasakan hal ini setelah melahirkan dan menyusui. Bahkan kerontokan yang dialami bisa dikatakan parah, hingga membuat Bunda bingung sendiri harus bagaimana.

Baca Juga: 4 Cara Paling Efektif Mengatasi Rambut Rontok

Tak perlu terlalu khawatir ya, Bun. Normal dialami oleh Bunda yang mengandung, melahirkan, hingga menyusui, rambut rontok ternyata disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu perubahan hormon. Apa saja sih, penyebab kerontokan rambut setelah melahirkan? Yuk, disimak, Bun.

Hindari Stres Agar Rambut Bunda Tak Terlalu Rontok | Shutterstock

Perubahan hormon

Sejak Bunda hamil, melahirkan, dan menyusui, banyak sekali perubahan hormon yang terjadi pada tubuh Bunda.

Peningkatan kadar progesteron dan penurunan kadar estrogen misalnya. Sejak Bunda hamil, perubahan hormon ini menyebabkan rambut mulai jatuh ke tahap istirahat terlalu dini.

Sehingga segera setelah melahirkan, rambut baru mulai tumbuh, dan menyebabkan rambut yang berada dalam fase istirahat menjadi rontok, Bun.

Juga selama kehamilan, rambut berada dalam tahap pertumbuhan, sehingga tahap kerontokan melambat. Rambut bisa menjadi lemas atau keriting dan kering, ini normal karena perubahan hormonal. Juga pada saat ini, kerontokan bisa dua kali lipat dibandingkan saat normal atau sebelum hamil.

Baca Juga: 5 Hal yang Sering Luput Diperhatikan Bikin Rambut Rontok Makin Parah

Stres pasca melahirkan

Tak bisa dipungkiri, stres juga menjadi salah satu penyebab rambut Bunda rontok setelah melahirkan. Karena itulah, sangat penting untuk menjaga suasana hati agar tidak stres, Bun. Mungkin kelihatannya sepele, hanya masalah rambut mengalami kerontokan.

Namun apabila tidak segera diolah dengan baik, nantinya stres yang Bunda alami dapat mengganggu hal-hal lain, seperti kesehatan Bunda, juga produksi ASI yang sangat dibutuhkan si kecil. Apabila memiliki masalah atau kesulitan apapun, sebaiknya Bunda meminta bantuan atau menceritakannya pada pasangan ya, Bun, jangan disimpan atau dipendam sendiri, demi kesehatan dan kebahagiaan Bunda juga si kecil.

Rambut Rontok Akibat Hormonal juga Dapat Terjadi pada Ibu Hamil | Shutterstock

Kurang asupan nutrisi

Inilah salah satu alasannya mengapa Bunda perlu mengonsumsi nutrisi seimbang sejak hamil, melahirkan, hingga menyusui. Apabila Bunda dapat mencukupi kebutuhan nutrisi, bukan hanya si kecil yang akan merasakan manfaatnya lho, tapi juga Bunda sendiri.

Khusus untuk mengurangi masalah kerontokan rambut, Bunda dapat mengonsumsi makanan berprotein tinggi, seperti telur, dan daging. Selain itu, ikan berlemak seperti salmon, herring, mackerel, dan sayur-sayuran seperti bayam, kacang-kacangan, dan paprika, juga dapat membantu menyuburkan rambut, Bun.

Tubuh yang sehat akan membantu Bunda mencapai kekuatan dan kebahagiaan. Nantinya dua hal ini sangat dibutuhkan untuk menjalani hari-hari ke depan usai melahirkan. Jangan lupa, bahwa Bunda yang bahagia merupakan sumber keluarga yang bahagia pula.

Baca Juga: 7 Tips Dekorasi Ini Bisa Meredam Stres. Yuk, Dicoba!

Apabila Bunda kini tengah hamil, atau sudah melahirkan dan sedang mengalami kerontokan rambut. Cobalah untuk terus mengelola stres dan mencukupi kebutuhan nutrisi ya, Bun. Mudah-mudahan hal ini dapat mengurangi kerontokan rambut Bunda. Walau tidak pun, Bunda akan tetap sehat dan happy sehingga rontoknya tidak semakin parah.

Penulis Ruth Sinambela
Editor Ruth Sinambela